Sabtu, 13 November 2021

Pemanfaatan Laboratorium Maya

 

PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPA DENGAN MEMANFAATKAN LABORATORIUM MAYA PADA MATERI AJAR NUTRISI PADA MAKANAN.

 

Oleh Rendi Mamonto, S.Pd.

 

Permendikbud No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengisyaratkan tentang perlunya proses pembelajaran yang dipandu dengan kaidah-kaidah pendekatan saintifik/ilmiah. Pendekatan saintifik merupakan pembelajaran yang mengadopsi langkah-langkah saintis dalam membangun pengetahuan Peserta Didik melalui metode ilmiah.

Kegiatan pembelajaran saintifik dilakukan melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Lima pengalaman belajar ini diimplementasikan ke dalam model atau strategi pembelajaran, metode, teknik, maupun taktik yang digunakan. Melalui pendekatan saintifik/ilmiah, selain dapat menjadikan Peserta Didik lebih aktif dalam mengkonstruksi pengetahuan dan keterampilannya, juga dapat mendorong Peserta Didik untuk melakukan penyelidikan guna menemukan kebenaran konsep dari suatu fenomena atau kejadian.

Salah satu model pembelajaran yang bersesuaian dengan pendekatan saintifik adalah Model Discovery Learning. Menurut Hamalik (𝑇𝑎𝑘𝑑𝑖𝑟, 2012: 29) [7] Model Discovery Learning adalah proses pembelajaran yang berfokus pada mental intelektual pada anak didik dalam memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi, sehingga menemukan suatu konsep yang dapat diterpakan di lapangan. Ketika pembelajaran, peserta didik didorong untuk aktif dengan cara menemukan dan menyelidiki sendiri, maka hasil yang diperoleh akan tahan lama dalam ingatan dan tidak mudah untuk dilupakan. Karena merekalah yang menemukan dan menganalisis cara itu sendiri.

Dalam penerapan model Discovery Learning pada materi nutrisi makanan sub materi uji bahan makanan tentunya membutuhkan vidio sebagai stimulus bagi peserta didik serta alat dan bahan yang akan digunakan dalam pengumpulan data. Kondisi ini yang perlu disiasati oleh Guru jika keadaan sekolah belum menunjang terwujudnya pembelajaran sesuai yang diharapkan.

Dalam penerapan model Discovery Learning khusus mata pelajaran IPA di SMP Satap Bukaka masi mengalami beberapa kendala sebab sekolah ini merupakan sekolah yang berada di desa kategori tertinggal, tidak memiliki akses internet dan fasilitas laboratorium yang masi kurang memadai. Fasilitas initernet dibutuhkan untuk mencari vidio sebagai stimulus pada tahapan awal pembelajaran, begitu pula pada tahapan pengumpulan data melalui praktikum pada materi uji kandungan bahan makanan, tidak tersedia bahan seperti larutan NaOH dan CuSO­4.

Pemanfaatan laboratorium maya offline diharapkan menjadi jawaban atas permasalahan yang ada di SMP Satap Bukaka. Sebab Laboratorium maya merupakan software komputer yang memiliki kemampuan untuk melakukan modeling peralatan komputer secara matematis yang disajikan melalui sebuah simulasi. Laboratorium maya merupakan bentuk tiruan dari sebuah laboratorium nyata yang bisa digunakan Guru dan Siswa dalam proses pembelajaran guna memahami dan mendalami sebuah konsep tertentu. Laboratorium maya diperlukan untuk memperkuat pemahaman konsep dalam proses pembelajaran (Rosidah, 2020).

Laboratorium maya dapat dimanfaatkan secara offline dengangan cara didownload terlebih dahulu oleh Guru dan dimanfaatan saat pembelajaran. Peserta Didik bebas merubah variabel praktikum sesuai dengan keadaan yang diinginkan, misalnya praktikum uji protein pada bahan makanan dapat diubah variabel bahan makanan yang akan diuji seperti telur, susu sapi, ikan, daging sapi, tepung beras, kacang tanah, gandung, jagung dan kedelai, begitu pula larutan uji dapat diubah menggunakan senyawa NaOH atau CuSO­4, Pesesta Didik dapat pula memilih berapa tabung yang akan digunakan dalam uji, serta kegiatan lain seperti meneteskan larutan atau mengaduk larutan dengan bahan uji yang berada dalam tabung sehingga pengalaman yang diperoleh peserta didik sama dengan keadaan nyata.

Rencana kegiatan pembelajaran model discovery learning dengan memanfaatkan laboratorium maya offline:

TAHAP PEMBELAJARAN

KEGIATAN PEMBELAJARAN

Kegiatan Pendahuluan

Pendahuluan

(persiapan/orientasi)

 

Ø  Guru mengarahkan peserta didik  memberi salam dan berdoa

Ø  Menanyakan kabar dan mengecek kehadiran peserta didik

Ø  Menyampaikan materi dan tujuan pembelajaran

Ø  Menyampaikan teknik penilaian yang akan dilakukan dalam pembelajaran

Motivasi

Ø   Memotivasi peserta didik sehingga peserta didik senang dan lebih giat dalam mengikuti pembelajaran.

Apersepsi

 

Ø   Memotivasi peserta didik sehingga peserta didik senang dan lebih giat dalam mengikuti pembelajaran

Ø   Mengaitkan sebelumnya dengan materi yang akan dibahas

Kegiatan Inti

Pemberian rangsangan (Stimulation);

Saintifik : Mengamati

Ø   Peserta didik diminta mengamati tayangan vidio makanan dan nutrisi yang ditampilkan pada LCD projektor

Identifikasi masalah (Problem Statement

 

Saintifik  : Menanya

Ø   Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik merumuskan pertanyaan dan bertanya terkait hasil pengamatan.

Ø   Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan kandungan nutrisi dalam makanan.

 

Pengumpulan data(Data Collection )

 

Saintifik  : Menguji/Mencoba

Ø   Guru membantu peserta didik membentuk kelompok yang terdiri dari 4 orang.

Ø   Guru membagikan bahan ajar dan LKPD kepada setiap kelompok.

Ø   Guru membimbing peserta didik melakukan uji senyawa dalam makanan sesuai prosedur menggunakan Laboratorium Maya Offline

Pengolahan data (data processing)

Saintifik  :  Menalar

Ø   Guru meminta peserta didik mengolah dan     menganalisis data hasil uji kandungan makanan dan mengisi tabel pengamata dalam LKPD sesuai petunjuk yang diberikan

Ø   Guru meminta  peserta didik berdiskusi untuk menjawab pertanyaan yang ada dalam LKPD  

Pembuktian (verification)

Ø   Guru meminta peserta didik membandingkan hasil pengamatan dan jawaban pertanyaan diskusi dengan materi bahan ajar yang telah dibagikan

Menarik kesimpulan (generalization)

Saintifik : Mengkonunikasikan

Ø   Guru meminta peserta didik untuk menyimpulkan hasil pengamatan yang telah diperoleh

Ø   Meru mempersilahkan salah satu kelompok untuk mempersentasikan hasil percobaan dan diskusi kelompoknya

Ø   Guru memberi kesempatan kepada kelompok lain untuk menanggapi dan menanyakan hal-hal yang belum jelas

 

A.    Kegiatan Penutup

 

1.     Guru mereview hasil pembelajaran  berkaitan dengan materi yang diajarkan. Pada kesempatan ini dapat dilakukan kegiatan tanya jawab

2.     Guru memberikan refleksi dan evaluasi kepada peserta didik sebanyak 5 butir soal

3.     Guru menyampaikan materi yamg akan dipelajari pada pertemun berikutnya.

4.     Guru menutup pelajaran dengan mengucapkan terima kasih dan salam.

5.     Guru meminta peserta didik memimpin doa penutup dan memberi salam.

 

Pengenalan Laboratorium Maya

Pemanfaatan Laboratorium Maya Dalam Pembelajaran

Video Vlog Pemanfaatan Laboratorium Maya

Saat melaksanakan pembelajaran dengan memanfaatkan laboratorium maya, terlihat minat belajar siswa meningkat dibandingkan dengan pembelajaran tanpa memanfaatkan TIK khususnya laboratorium maya. Siswa sangat antusias melakukan percobaan secara bergantian dan diharapkan dengan pemanfaatan laboratorium maya kompetensi siswa dapat meningkat.




SUMBER

Rosidah Ati. 2020. Pemanfaatan Fitur Laboratorium Maya Pada Portal Rumah Belajar Untuk Pembelajaran Jarak Jauh. LPMP DKI Jakarta. https://lpmpdki.kemdikbud.go.id/pemanfaatan-fitur-laboratorium-maya-pada-portal-rumah-belajar-untuk-pembelajaran-jarak-jauh/

 

Subiantoro W. Agung. 2017. Pentingnya Praktikum Dalam Pembelajaran IPA. Universitas Negeri Jogjakarta

Rosana Dadan. 2016. Pendekatan Saintifik Dalam Pembelajaran IPA Terpadu. Yogyakarta

Takdir Ilahi. 2012. Langkah-langkah pokok yang harus dilalui terlebih dahulu untuk mempermudah penerapan discovery strategy. Jakarta

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemanfaatan Laboratorium Maya

  PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPA DENGAN MEMANFAATKAN LABORATORIUM MAYA PADA MATERI AJAR NUTRISI PADA MAKANAN.  ...